Tahun 2025 menjadi tonggak sejarah penting bagi Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta (BK3S DIY), yang telah berkiprah selama lima dekade dalam berkontribusi untuk memperkuat sistem dan pembangunan kesejahteraan sosial di DIY.
BK3S DIY adalah lembaga koordinatif independen yang menghimpun dan mendukung puluhan Lembaga Kesejahteraan Sosial di Daerah Istimewa Yogyakarta. BK3S berperan aktif dalam mendorong kolaborasi, peningkatan mutu layanan sosial, serta penguatan jejaring kelembagaan sosial yang berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan dan keberlanjutan.
Peringatan HUT ke-50 BK3S DIY merupakan ungkapan wujud syukur dan refleksi, serta dalam rangka mengedukasi publik atas kontribusi nyata BK3S dan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) di DIY, terhadap perwujudan kesejahteraan sosial. Selama 50 tahun, BK3S telah menjadi mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam menyelenggarakan program pemberdayaan sosial, advokasi kebijakan, pelatihan SDM, hingga program perlindungan anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya.
Dengan tajuk “50 Tahun Bakti BK3S DIY”, perayaan ini dirancang sebagai sarana sinergi lintas sektor dan partisipasi masyarakat menuju kesejahteraan sosial yang inklusif dan berkelanjutan. Peringatan ini menjadi ruang temu antara masyarakat, pemerintah, swasta, perguruan tinggi hingga media.

GKR Hemas selaku Ketua Umum BK3S DIY hadir secara langsung didampingi oleh putri keempat beliau yaitu GKR Hayu selaku Ketua Karang Taruna DIY. Tamu undangan lainnya terdiri dari jajaran forkompinda DIY, Ketua Komisi D DPRD DIY, OPD Pemda DIY, lembaga kemasyarakatan, perguruan tinggi, pilar-pilar sosial DIY, perwakilah kalurahan dari kabupaten/kota, hingga para sponsor/donatur.
Hal spesial sekaligus terhormat yaitu acara peringatan tersebut juga dihadiri oleh keluarga para pendiri dan perintis BK3S DIY. Tepat pada usia emasnya, BK3S DIY memberikan penghargaan kepada para pendiri dan perintis; ketua umum terdahulu; pengurus dan pegawai berdedikasi, hingga para donator program kerja BK3S DIY sebagai rasa hormat dan ucapan terima kasih atas jasa dan pengabdiannya pada BK3S DIY.

Peringatan HUT ke-50 digelar pada 15 November 2025 di Lt. 2 Hall A-B Plaza Ambarrukmo, Yogyakarta. Acara tersebut menjadi ruang berdaya dengan menghadirkan berbagai penampilan kreasi seni dari LKS hingga pameran produk dan olahan tradisional hasil kreatifitas LKS terpilih. Dengan begitu, masyarakat umum juga dapat menyaksikan secara langsung rangkaian acara yang dilaksanakan secara gratis. Hal tersebut menjadi bukti bahwa banyak LKS mandiri dan inovatif yang dimiliki oleh DIY.
Tak hanya hiburan, peringatan HUT ke-50 BK3S DIY juga menjadi ruang dialog interaktif dengan digelarnya talkshow dengan tema “Jejak Pengabdian dari Masa ke Masa BK3S DIY (1975-2025)’ dengan narasumber RB Dwi Wahyu B., S.Pd., M.Si (Ketua Komisi D DPRD DIY), Dr. Puji pujiono, MSW (Ketua DPP IPSPI), Dr. Y. Sari Murti Widyastuti, S.H., M.Hum. (Dosen FH UAJY), Dr. Sugiyanto, S.Sos., M.M. (Sekretaris Umum BK3S DIY) dan dimoderatori oleh Dr. Asep Jahidin, S.Ag., M.Si, yang digelar siang hari. Kemudian digelar juga talkshow yang diselenggarakan malam hari sebagai penutup acara bertemakan “Sociopreneurship” dengan narasumber Dra. Endah Rahayu (Sekretaris Badan Sosial Mardi Wuto), H. Suripto, SH., M.Si. (Sekretaris Umum Yayasan Wredha Mulya), Nanang Syaifurozi (Founder Rumah Warna) dan dimoderatori oleh Tomy Hendrawanto, SE.



Dalam rangakaian acara tersebut juga dilakukannya launching buku edisi spesial 50 Tahun BK3S DIY dengan judul “Dinamika Inovasi dan Strategi Kepemimpinan Lembaga Non Profit: Jejak Pengabdian 50 Tahun BK3S DIY” serta peresmian Lembaga Pelatihan Kerja BK3S DIY langsung oleh Ketua Umum BK3S DIY GKR Hemas.

Di usia setengah abad ini, BK3S DIY menegaskan kembali pesan bahwa perjalanan panjang organisasi dibangun oleh ketulusan, keikhlasan, dan kekuatan gotong royong. BK3S DIY kini membina 365 LKS di seluruh Daerah Istimewa Yogyakarta dan berkomitmen memperkuat peran koordinatif dalam mewujudkan kesejahteraan sosial. Acara ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan kembali visi BK3S DIY menghadapi tantangan sosial masa kini, dari profesionalisasi layanan, pemberdayaan kelompok rentan, hingga perluasan kemitraan lintas sektor. Semua ini menegaskan bahwa pelayanan sosial harus adaptif, inklusif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
